fbpx

Apa Itu Artikel? Ini Pengertian Artikel dari A sampai Z

Ilustrasi pertanyaan terkait apa itu artikel (Pexels.com/Ann H)

TopikBisnis.com – Pertanyaan terkait apa itu artikel, sering dicari hampir sebagian orang di mesin pencari Google. Pada umumnya, mereka mencari tahu definisi tersebut untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai pengertian artikel secara lengkap dari A sampai Z.

Topik terkait artikel sendiri sebetulnya telah banyak disinggung di Google, mulai dari situs media mainstream, situs resmi pendidikan, sampai sebuah blog pun ikut mengupas pengertian artikel dengan sangat baik, dimana hal tersebut untuk memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai seluk-beluk artikel dari berbagai perspektif.

Bagi kalian yang saat ini sedang mencari tahu definisi mengenai apa itu artikel, silakan dibaca informasi berikut hingga tuntas. Karena disadari atau tidak, artikel yang saat ini sedang kalian baca adalah salah satu contoh artikel yang mengulas secara gamblang terkait pengertian artikel dengan sangat rinci dan mendalam.

Pengertian Apa Itu Artikel?

Ilustrasi memahami apa itu artikel (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Ilustrasi memahami pengertian artikel (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Pengertian artikel adalah suatu karya tulis yang lahir dari buah pikir seseorang, dimana sang penulis memandang terhadap suatu hal yang kemudian disampaikan baik dalam bentuk ide/gagasan, opini, kritikan, catatan peristiwa, ataupun hasil kajian ilmiah berdasarkan data dan fakta.

Agar dapat disebut artikel, karya tulis yang telah dibuat tersebut perlu dipublikasikan melalui media cetak ataupun media online. Tujuannya tak lain, agar publik mendapatkan manfaat dari informasi yang disampaikan lewat sebuah artikel.

Pengertian Artikel Menurut Para Ahli di Bidangnya

Ilustrasi pengertian artikel menurut para ahli (pexels.com/Mikhail Nilov)
Ilustrasi pengertian artikel menurut para ahli (pexels.com/Mikhail Nilov)

Kali ini, Topik Bisnis akan merujuk ke sejumlah pendapat terkait pengertian artikel menurut para ahli di bidangnya. Tujuannya agar para pembaca lebih memahami konteks pengertian artikel secara lebih luas.

1. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Pengertian artikel adalah karya tulis secara lengkap, misalnya dalam bentuk laporan berita atau esai di sebuah majalah, surat kabar dan lain sebagainya.

2. Menurut Cambridge Dictionary

Pengertian artikel adalah sebuah tulisan yang mengulas subjek tertentu dan dipublish di berbagai media, seperti koran, majalah atau di Internet.

3. Menurut Rillan E. Wolseley (Iowa, 1969:439)

Pengertian artikel adalah karangan tertulis yang panjangnya tidak dapat ditentukan, dimana tujuannya untuk menyampaikan gagasan maupun fakta dengan maksud meyakinkan, mendidik, ataupun menghibur.

4. Menurut Haris Sumadiria (2005:01)

Pengertian artikel adalah tulisan lepas berisi opini seseorang yang mengupas tuntas suatu masalah tertentu yang sifatnya aktual dan/atau kontroversial yang bertujuan untuk memberitahukan (informatif), mempengaruhi dan meyakinkan (persuasif argumentatif), atau menghibur khalayak pembaca (rekreatif).

5. Menurut Andi Baso Mappatoto (1994)

Pengertian artikel adalah karya tulis lengkap, tulisan nonfiksi, dan karangan tertulis yang panjangnya tak tentu.

6. Menurut Ensiklopedia Pers Indonesia

Pengertian artikel adalah karangan prosa di dalam media massa dengan pembahasan pokok masalah yang dibahas secara lugas.

7. Menurut Kuncoro (Rahardi, 2012:29)

Pengertian artikel adalah tulisan lepas yang dibuat seseorang, lazimnya bukan orang yang berada dalam redaksi media bersangkutan, untuk mengupas masalah aktual dan masalah kontroversi tertentu.

Tujuan Artikel Dibuat Berdasarkan Fungsi Komunikasi

Ilustrasi tujuan artikel dibuat (unsplash.com/J. Kelly Brito)
Ilustrasi tujuan artikel dibuat (unsplash.com/J. Kelly Brito)

Tujuan artikel dibuat sebetulnya tak dapat dipisahkan dari fungsi komunikasi itu sendiri, hal ini sejalan dengan keberadaan manusia sebagai makhluk sosial yang membutuhkan komunikasi dari manusia yang satu ke manusia yang lain.

Artikel yang baik adalah artikel yang menyediakan informasi kepada para pembaca untuk menjawab permasalahan mereka di satu momen tertentu.

Dirangkum TopikBisnis.com dari buku Jurnalistik Literary Journalism oleh Dr. H. Mahi M. Hikmat, M.Si pada Senin, 11 April 2022, berikut ini beberapa tujuan artikel dibuat berdasarkan fungsi komunikasi.

Dituliskan bahwa, Harold D. Laswell (1948) merupakan seorang pakar komunikasi dari barat yang sering dijadikan rujukan oleh para ahli ilmu komunikasi di Indonesia, ia menjelaskan ada tiga fungsi komunikasi yang berlaku di masyarakat, antara lain sebagai berikut:

  • Sebagai penjagaan atau pengawasan lingkungan (survillance of the environment).
  • Menghubungkan bagian-bagian yang terpisah dari masyarakat untuk lingkungannya (correlation of the part of society in responding to the environment).
  • Menurunkan warisan sosial dari generasi ke generasi berikutnya (transmission of social heritage).

Menurutnya, terdapat tiga kelompok yang menjalankan ketiga fungsi komunikasi yang telah disebutkan sebelumnya. Fungsi pertama dijalankan oleh para diplomat, atase, dan koresponden luar negeri sebagai usaha menjaga lingkungan.

Fungsi kedua, dijalankan oleh para editor, wartawan/jurnalis, dan juru bicara sebagai penghubung respon internal. Fungsi ketiga, dijalankan oleh para pendidik dalam lingkungan pendidikan formal atau informal, karena mereka terlibat dalam mewariskan adat kebiasaan dan nilai-nilai dari generasi ke generasi.

Dengan demikian, tujuan artikel itu dibuat antara lain, yaitu menguatkan ketiga aspek fungsi komunikasi yang dijalankan oleh tiga kelompok tadi seperti yang telah dijelaskan.

Baca Juga: Tujuan Artikel dan Manfaat Menulis Artikel di Media Online

Ciri-ciri Artikel dalam Jurnalistik

Ilustrasi ciri-ciri artikel dalam jurnalistik (unsplash.com/Toa Heftiba)
Ilustrasi ciri-ciri artikel dalam jurnalistik (unsplash.com/Toa Heftiba)

Setelah memahami mengenai apa itu artikel, pengertian artikel, dan tujuan artikel itu dibuat, di sub judul kali ini, kita akan menyelami ciri-ciri artikel beserta karakteristiknya dari sudut pandang dunia jurnalistik.

Menurut Haris Sumadiria (2005:04), ciri-ciri artikel berdasarkan karakteristiknya dapat diidentifikasi sebagai berikut:

1. By Line Story

Umumnya artikel selalu disematkan nama penulis di bagian bawah judul artikel, bisa berupa nama asli maupun nama pena (nama samaran). Dengan tujuan, bahwa isi dari artikel tersebut merupakan tanggung jawab dari si penulis itu sendiri.

2. Artikel Mengandung Gagasan Aktual dan/atau Kontroversial

Pada sebuah artikel, unsur sebuah gagasan harus bersifat aktual dan belum banyak dibahas di manapun. Lumrahnya, di dalam artikel tersebut berisi opini yang berupa pendapat, ide, maupun gagasan sekaligus kritikan dari sang penulis.

3. Gagasan yang Diangkat Menyangkut Kepentingan Publik

Seorang penulis ketika hendak menulis sebuah gagasannya pada artikel yang ia buat, perlu mempertimbangan aspek urgensi para pembacanya. Pertimbangannya antara lain seberapa layak, bermanfaat, dan penting artikel yang ditulis tersebut disampaikan kepada pembaca.

4. Ditulis Menggunakan Referensi dengan Visi Intelektual

Di dalam artikel yang baik, bentuk opini, gagasan, kritikan harus didasarkan dari sumber-sumber yang kredibel dan dapat dipercaya sebagai referensi artikel yang dibuat.

Dengan begitu, apa yang ingin diutarakan dari sang penulis melalui sebuah artikel mempunyai landasan yang kuat ketika artikel tersebut sampai kepada pembaca.

5. Disajikan Menggunakan Bahasa yang Hidup, Popular, dan Komunikatif

Ciri-ciri artikel yang berikutnya adalah penggunaan diksi maupun bahasa yang hidup, segar, popular di masyarakat, serta komunikatif ketika disajikan kepada para pembacanya.

6. Singkat dan Tuntas

Artikel ditulis secara singkat, lugas, tidak bertele-tele, dan langsung menuju ke poin-poin yang akan dibahas di dalam sebuah artikel. Adapun penambahan kata pengantar jika disematkan sebelum ke topik inti artikel merupakan sebagai pelengkap dalam karya tulis tersebut.

Kemudian, artikel perlu ditulis secara tuntas dan tidak bersambung ke edisi berikutnya. Jadi, cara membuat artikel yang baik adalah dengan menulis artikel yang membahas sebuah topik dalam satu edisi yang tidak berkelanjutan.

7. Orisinal

Ciri-ciri artikel dalam kaidah jurnalistik yang terakhir adalah orisinal. Dengan kata lain, artikel tersebut ditulis bukan dari hasil mengopi atau plagiat dari artikel milik orang lain yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Adapun mengopi sebuah artikel, hanyalah sebatas mencantumkan sebuah sumber atau pernyataan unik dari referensi artikel terkait untuk dijadikan sebagai landasan sebuah data dalam suatu karya tulis.

Baca Juga: Ciri-ciri Artikel Beserta Penulisan Karya Ilmiah yang Baik dan Benar di Blog

Struktur Artikel dalam Bahasa Indonesia

Ilustrasi struktur artikel (unsplash.com/Markus Winkler)
Ilustrasi struktur artikel (unsplash.com/Markus Winkler)

Untuk memudahkan dalam memahami struktur artikel dalam bahasa Indonesia, artikel dapat dikerucutkan menjadi 3 bagian inti. Ketiga bagian tersebut diantaranya sebagai berikut:

  • Bagian Awal, ditulis dengan maksud untuk menyampaikan sebuah pengantar yang akan menuju pada suatu topik inti yang akan dibahas.
  • Bagian Inti, ditulis untuk menjelaskan poin-poin penting sebuah isu atau permasalahan yang akan dibahas pada sebuah artikel.
  • Bagian Penutup, poin yang terakhir ini ditulis untuk menarik kesimpulan dari pembahasan artikel secara keseluruhan dengan padat, ringkas, dan jelas.

Kaidah Kebahasaan Artikel secara Umum

Ilustrasi kaidah kebahasaan artikel (unsplash.com/Priscilla Du Preez)
Ilustrasi kaidah kebahasaan artikel (unsplash.com/Priscilla Du Preez)

Setelah kalian mengetahui pengertian artikel, tujuan artikel dibuat, ciri-ciri artikel dalam jurnalistik, serta struktur artikel dalam bahasa Indonesia, di sub judul kali ini kita akan menyelami kaidah kebahasaan artikel secara umum.

Berikut ini kaidah kebahasaan artikel yang perlu diperhatikan ketika hendak menulis, tujuannya agar kalian mampu mengidentifikasi sebuah karya tulis, apakah termasuk artikel atau bukan, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Menggunakan Kata Keterangan

Dalam kaidah bahasa Indonesia, kata keterangan kerap digunakan untuk menunjukkan sikap si penulis dalam mengutarakan gagasannya agar dapat diterima oleh para pembaca.

2. Menggunakan Kata Penghubung atau Konjungsi

Kata penghubung atau konjungsi pasti digunakan dalam sebuah artikel, contoh bentuk kata konjungsi tersebut antara lain sebagai berikut:

sekalipun, sungguh(pun), kendati(pun), seakan-akan, seolah-olah, sebagaimana, seperti, sebagai, laksana, ibarat, daripada, alih-alih, sebab, karena, oleh karena, oleh sebab, sehingga, sampai, maka(nya), dan, serta, atau, tapi, tetapi, namun, melainkan, padahal, sedangkan, yang, agar, supaya, biar, biarpun, jika, kalau, jikalau, asal(kan), bila, manakala, sejak, semenjak, sedari, sewaktu, tatkala, ketika, sementara, begitu, seraya, selagi, selama, sambil, demi, setelah, sesudah, sebelum sehabis, selesai, seusai, hingga, sampai, andaikan, seandainya, umpamanya, sekiranya, biar(pun), walau(pun).

3. Menggunakan Kalimat Aktif

Penggunaan kalimat aktif pada sebuah artikel digunakan dengan tujuan untuk menjelaskan suatu topik yang akan disampaikan. Contoh kalimat aktif yang dapat ditemukan dalam artikel misalnya, Presiden RI sedang mengevaluasi kinerja para menterinya.

4. Menggunakan Kata Kerja Mental, Material, dan Relasional

Ketika menulis sebuah artikel, pastinya akan banyak ditemukan penggunaan kata kerja berupa mental, material, dan relasional. Kata kerja tersebut digunakan untuk menjelaskan sebuah perasaan ataupun sebuah tindakan dari si penulis.

Contoh kata kerja yang sifatnya berupa mental dalam sebuah artikel yaitu, berpikir. Kemudian contoh untuk kata kerja material yaitu, memakan, dan yang terakhir contoh kata kerja relasional dalam sebuah artikel, yaitu, menjadi, termasuk, merupakan.

5. Menggunakan Kosa Kata Tambahan

Kosa kata tambahan atau diksi umumnya ditambahkan penulis ketika membuat sebuah artikel ataupun karya tulis ilmiah, dengan harapan artikel tersebut mempunyai daya tarik tersendiri ketika dibaca.

Jenis-jenis Artikel secara Umum

Ilustrasi jenis-jenis artikel (pexels.com/Leah Kelley)
Ilustrasi jenis-jenis artikel (pexels.com/Leah Kelley)

Secara umum, jenis-jenis artikel yang sering kita baca baik itu di media cetak maupun media online dapat dibedakan menjadi empat jenis berdasarkan fungsinya. Dimana, masing-masing jenis artikel tadi mempunyai tujuan agar pesan si penulis dapat sampai ke pembaca.

Berikut ini jenis-jenis artikel berdasarkan fungsinya yang perlu diketahui, antara lain sebagai berikut:

1. Artikel Praktis

Artikel praktis merupakan artikel yang mempunyai fungsi sebagai petunjuk ataupun tutorial. Jenis artikel ini, umumnya disajikan dengan cara bernarasi untuk menjawab permasalahan yang dihadapi oleh pembaca.

Contoh artikel praktis atau yang biasa dikenal dengan sebutan artikel ‘how to’ bisa dilihat sepintas dari judul artikelnya. Misalnya, Cara Membuat Artikel Ilmiah, Cara Menulis Artikel yang Baik dan Benar, Cara Membuat Artikel untuk Tugas Kuliah, dan lain sebagainya.

2. Artikel Ringan

Artikel ringan adalah artikel yang disajikan dengan pembahasan tidak terlalu mendalam. Umumnya, artikel ringan menggunakan bahasa yang santai dan tidak terlalu serius, sehingga memudahkan para pembaca dalam memahami informasi yang disampaikan dalam artikel tersebut.

Contoh artikel ringan dapat kita jumpai di media online pada rubrik/kanal remaja, anak-anak, dan keluarga.

3. Artikel Opini

Artikel opini merupakan jenis artikel yang disajikan oleh penulis untuk mengungkapkan pandangannya pada suatu topik yang akan dibahas.

Idealnya, dalam mengungkapkan sebuah pandangan ataupun pendapat, artikel opini perlu ditulis dengan mencantumkan sumber referensi yang kredibel, sehingga para pembaca dapat yakin pada opini yang diutarakan penulis.

4. Artikel Analisis Ahli

Berbeda dengan artikel opini, artikel analisis ahli atau biasa dikenal dengan artikel ilmiah merupakan jenis artikel yang memaparkan sebuah laporan yang ditulis dengan sistematika berdasarkan hasil kajian data dan penelitian menggunakan bahasa akademis yang baku.

Contoh artikel analisis ahli atau artikel ilmiah dapat kita jumpai di perguruan tinggi seperti, Skripsi, Tesis, maupun Disertasi yang dimuat di jurnal-jurnal akademis.

Cara Membuat Artikel yang Baik dan Benar

Ilustrasi Cara Membuat Artikel (unsplash.com/Chris Ainsworth)
Ilustrasi Cara Membuat Artikel (unsplash.com/Chris Ainsworth)

Berikut ini 3 tips cara membuat artikel yang baik dan benar agar informasi yang akan disampaikan pada sebuah artikel dapat menarik untuk dibaca.

1. Tentukan Topik dan Tema Artikel

Pertama-tama yang perlu kalian lakukan sebelum menulis dan membuat artikel adalah dengan menentukan topik atau tema yang akan dibahas.

Untuk penulis pemula, idealnya mulailah menulis artikel dengan topik yang kalian kuasai ataupun yang kalian minati. Tujuannya, agar kalian mampu untuk mengembangkan ide dan gagasan tanpa harus mengalami Writers Block.

2. Buatlah Judul yang Menarik Pembaca

Setelah menentukan topik yang akan dibahas, langkah selanjutnya adalah membuat judul artikel yang menarik.

Mustahil sebuah artikel akan dibaca oleh publik apabila tidak ditulis dengan menggunakan judul artikel yang menarik. Namun, pada kenyataannya alih-alih membuat judul artikel yang menarik, dewasa ini kita dihadapkan dengan banyaknya judul-judul artikel yang hanya mengejar clickbait semata.

Hal ini tentu saja sebaiknya perlu dihindari oleh penulis, karena artikel yang ditulis dengan tujuan clickbait dimana kesesuaian antara judul dan isi artikel tidak sama, ujung-ujungnya hanya akan membuat kesal para pembaca, lebih parahnya berdampak akan kehilangan kepercayaan dari para pembaca.

3. Membuat Kerangka Artikel

Tips yang ketiga, setelah kalian membuat judul artikel yang menarik, langkah selanjutnya adalah dengan menentukan kerangka artikel.

Isilah poin-poin inti yang akan dijabarkan untuk dikembangkan dalam badan artikel tersebut.

Tujuannya antara lain, untuk memudahkan dan mengefisienkan waktu ketika melakukan penulisan.

Kesimpulan

Setelah kalian mengetahui seluk-beluk mengenai pengertian apa itu artikel beserta penjelasannya secara mendalam terkait tujuan artikel itu dibuat, diharapkan para pembaca dapat memahaminya dan dapat menulis artikel dengan baik dan benar.***

copywriting